Pages

Sabtu, 03 November 2012

7 Alasan Stop Minum Soda

RASA minuman soda memang enak dan cukup menyegarkan. Tapi tahukah Anda, minuman bersoda membuat kecanduan dan berefek buruk pada kesehatan.

Banyak orang yang mulai tak peduli dengan dampak minuman tersebut. Ada beberapa orang yang meminum soda hampir setiap hari, bahkan beberapa kali dalam sehari.

International Journal of Clinical Practice menyebutkan efek berbahaya bagi tubuh yang sudah kecanduan soda:

1. Soda tidak memiliki nilai gizi lain selain kalori dan kadar gula yang tinggi.
Tidak mengherankan bila penggemar soda yang paling rentan mengalami kenaikan berat badan dan cenderung menjadi gemuk. Sebagian besar minuman ringan mengandung 250 kalori per 600 ml. Tidak ada konten nutrisi atau mineral di dalamnya, tetapi hanya gula dan kafein.

2. Soda adalah diuretik yang meningkatkan produksi urin.
Sifat diuretik membuat cairan di dalam tubuh banyak keluar melalui urin. Jika tidak diimbangi dengan minum air putih, kondisi itu menyebabkan hilangnya cairan tubuh atau dehidrasi.

3. Kandungan asam fosfat dalam soda yang menyebabkan sensasi kesegaran ternyata dapat mengurangi kepadatan tulang.
Jika minuman ringan ini dikonsumsi terus menerus, maka tulang akan menjadi lebih rentan dan membentuk lubang seperti pori-pori. Mengalami penurunan kepadatan tulang akan memicu risiko radang sendi dan osteoporosis.

4. Kandungan asam dari soda dapat merusak gigi.
Minuman bersoda dapat merusak gigi karena mengandung kadar gula tinggi. Komponen asam dari soda memiliki efek merusak pada email gigi dan membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan.

5. Minum minuman bersoda dalam jangka panjang dapat menyebabkan erosi pada lapisan perut yang dapat memicu masalah pencernaan seperti perut mulas, kembung gas dan lainnya.

6. Kandungan natrium pada soda tidak baik untuk kesehatan jantung. Bukti dari penelitian ini menunjukkan bahwa minum soda terlalu banyak dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal dan jantung juga.

7. Mengonsumsi minuman soda terus menerus juga dapat menyebabkan risiko kesehatan lainnya seperti diabetes tipe 2 karena kadar gula tinggi, memberikan efek kafein yang dikandungnya, seperti insomnia, tekanan darah tinggi dan denyut jantung tidak teratur.

 Lantas, bagaimana cara menghentikan kebiasaan minum minuman bersoda? Menghentikan kebiasaan minum soda tidak mudah karena kandungan kafein tinggi menyebabkan kecanduan. Tapi ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghentikan kebiasaan tersebut, seperti:

1. Secara bertahap mengurangi konsumsi soda
Mulailah secara bertahap mengurangi asupan soda, jika Anda biasanya minum soda setiap hari, mulai dikurangi dengan minum hanya 5 hari sepekan dan kemudian mengurangi hingga 4 hari sepekan berikutnya. Lakukan selama 6 pekan sampai Anda tidak perlu minum soda sama sekali dalam sepekan.

2. Campur dengan air
Ketika memutuskan untuk berhenti minum soda, Anda biasanya akan mendambakan untuk minum soda. Cobalah untuk menyampurkan banyak es batu dalam minuman soda sampai komposisi soda lebih sedikit. Dengan cara itu konsumsi air lebih banyak dari soda.

3. Ganti dengan minuman sehat lainnya
Setiap kali ada keinginan untuk minum soda, Anda harus minum air dingin segar atau minuman sehat lain seperti susu kedelai, susu rendah lemak, jus buah dan lainnya.

4. Minum teh hijau

Ketika Anda mulai berhenti minum soda maka efek dari gejala penghentian kafein seperti sakit kepala akan cukup sering terjadi. Minum secangkir teh hijau di pagi hari dapat mengurangi gejala pusing.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar